24 Feb 2017

Pengertian Phishing

Phishing adalah usaha untuk mendapatkan suatu informasi penting dan rahasia secara tidak sah, seperti USER ID, PASSWORD, PIN, informasi rekening bank, informasi kartu kredit, atau informasi rahasia yang lain. Istilah phishing dalam bahasa Inggris berasal dari kata fishing (memancing), dalam hal ini berarti memancing informasi keuangan dan kata sandi pengguna.
Sarana yang sering digunakan oleh phisher adalah sebagai berikut:
  • Penggunaan alamat e-mail palsu dan grafik untuk menyesatkan pengguna internet sehingga pengguna internet terpancing menerima keabsahan e-mail atau web sites. Agar tampak meyakinkan, pelaku juga seringkali memanfaatkan logo atau merk dagang milik lembaga resmi, seperti bank atau penerbit kartu kredit. Pemalsuan ini dilakukan untuk memancing korban menyerahkan data pribadi, seperti password, PIN dan nomor kartu kredit.
  • Membuat situs jaringan palsu yang sama persis dengan situs resmi, sehingga jika ada pengunjung yang mengisikan data pribadi maka informasi akan direkam oleh pembuat situs palsu tersebut.
  • Membuat hyperlink ke situs jaringan palsu melalui email atau instant message.
  • Aktivitas phishing ini bisa dilakukan secara sengaja oleh pemilik website atau oleh hacker yang berhasil menyusupi sebuah website dan meletakkan halaman phishing.

 

Phishing adalah usaha untuk mendapatkan informasi penting seperti username, password, informasi kartu kredit, informasi rekening bank, atau informasi penting lainnya secara tidak sah. Istilah phishing dalam bahasa Inggris berasal dari kata fishing (memancing), dalam hal ini berarti memancing informasi keuangan dan kata sandi pengguna. Phishing biasanya terdapat pada email (email spoofing) yang mengarahkan pengguna untuk memasukkan informasi mereka ke suatu situs palsu yang desain antar mukanya hampir sama dengan situs yang sebenarnya. Phishing email dapat berisi sebuah link yang mengarah ke suatu situs (website) yang sudah terkena malware.
Sarana yang sering digunakan phisher adalah :
  • Penggunaan alamat e-mail palsu yang menyesatkan pengguna internet sehingga pengguna internet terpancing menerima keaslian email atau web site. Agar tampak meyakinkan, pelaku juga sering memanfaatkan logo atau merk dagang milik lembaga resmi seperti bank atau penerbit kartu kredit. Pemalsudan ini dilakukan untuk memancing korban memberikan data pribadinya seperti password, PIN, dan nomor kartu kredit.
  • Membuat situs web palsu yang sama persis dengan sistus resmi sehingga jika ada pengunjung yang mengisikan data pribadi mereka, maka informasi tersebut akan tersimpan oleh pembuat sistus palsu tersebut.
  • Membuat hyperlink ke situs web palsu melalui email atau instant message. Teknik ini dapat dilakukan secara sengaja oleh pemilik website (palsu) atau hacker yang berhasil menyusupi sebuah website dan meletakkan halaman phising.

—–

Contoh e-mail phising :

From : [email protected] atau juga bisa juga dari official yahoo dan perusahaan lainnya

Subject : your email account will be shutdown

Message :

Dear [email protected],
Your email address ([email protected]) has been transmitting viruses to our servers and because of this, your email will be deactivated permanently if not resolved.
In respect to the above, you are urgently required to sanitize your email with Norton E-mail Scanner; otherwise, your access to email services will be deactivated
Click here now to scan and sanitize your e-mail account
Note that failure to sanitize your account immediately will lead to permanent deactivation of your email account without warning.
We are very sorry for the inconveniences this might have caused you and we assure you that everything will return to normal as soon as you have done the needful.
Admin

—–

Jika anda menemukan e-mail seperti diatas, pastikan untuk tidak mengklik link yang diberikan dan abaikan email tersebut. Untuk keamanan lainnya, ganti password anda secara berkala.

 

Share this
24 Feb 2017

Tutorial Backup/Restore MySQL

MySQL Export: Bagaimana cara backup MySQL?

Anda dapat membuat file dump (export/back) dari database yang digunakan oleh akun anda. Untuk menjalankan backup, anda perlu masuk ke halaman PHPMyAdmin. Anda dapat memilih database yang ingin anda backup dari menu database di sebelah kiri.

Kemudian, klik tab Export untuk memulai proses backup :

Screen Shot 2013-09-13 at 4.43.50 PM

Kemudian, pilihlah format yang anda inginkan untuk di backup lalu klik Go. FIle akan terdownload otomatis ke komputer anda sesuai dengann setting dari browser.

MySQL Import: Bagaimana cara restore database?

Untuk melakukan proses restore, anda harus memilih database atau tabel yang anda inginkan dari menu database yang ada di sebelah kiri halaman PHPMyAdmin. Kemudian klik tab Restore :

Screen Shot 2013-09-13 at 4.41.59 PM

Kemudian ada pilihan untuk memilih format dari file yang akan di restore. Jika file yang ingin ada restore memiliki format sql, maka pilihlah .sql sebagai formatnya. Kemudian pilihlah karakter yang diinginkan untuk tabel tersebut. Jika anda tidak yakin dengan karakter tersebut, kliklah tombol Go untuk memulai proses restore.

Kemudian, tunggulah sampai semua file berhasil di restore.

Share this
24 Feb 2017

Select Individual Records (MySQL)

PHP juga dapat digunakan untuk mengambil isi tertentu dari sebuah tabel (select individual record). Untuk menjalankannya, anda harus menggunakan berbagai macam query SELECT. Untuk mengambil semua data, pergunakan query seperti ini :

SELECT * FROM students;

Jika kita ingin mengambil record tertentu  anda dapat menggunakan query sebagai berikut :

SELECT * FROM students WHERE student_fname='steve';

Dengan cara yang sama, anda dapat mengambil data dari record tertentu.

Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman official PHP dan MySQL.

Share this
24 Feb 2017

Display MySQL Data

Setelah anda membuat tabel, langkah selanjutnya adalah mengambil data tersebut dari database (retrieve data). Proses pengambilan data ini menggunakan kode HTML dan skrip PHP.

Pada contoh yang kami berikan, kamii akan memberikan coontoh mulai dari memasukkan data dari form HTML ke dalam database dan kemudian menampilkan data tersebut dalam file HTML.

Berikut adalah contoh form HTML yang berisi form untuk memasukkan data ke database. Data yang ingin kita masukkan adalah data siswa yang terdiri dari, Nama depan (first name), nama belakang (last name), jenis kelamin (gender), dan kelas (class) . Tabel yang akan digunakan pada skrip ini adalah “students”.

<form action="insert.php" method="post">     
First Name: <input type="text" name="fname" />
Last Name: <input type="text" name="lname" />
Gender: <input type="text" name="gender" />
Class: <input type="text" name="class" />
<input type="Submit" name="submit" />
</form>

Selanjutnya, anda perlu skrip PHP untuk memasukkan data dari file HTML tersebut ke dalam database.

<?php
$username="username";
$password="password";
$database="database_name";

$fname=$_POST['fname'];
$lname=$_POST['lname'];
$gender=$_POST['gender'];
$class=$_POST['class'];

mysql_connect(localhost,$username,$password);
@mysql_select_db($database) or die( "Unable to select database");
$query = "INSERT INTO students VALUES(DEFAULT,'$fname','$lname',
'$gender','$class',NOW())";
$result = mysql_query($query);
if(!$result){
die("Invalid query : '.mysql_error());
}
mysql_close();
?>

Skrip PHP tersebut harus disimpan dengan nama file “insert.php” karena pada HTML form, file yang dipanggil adalah insert.php.

Setelah menjalankan file HTML tersebut, anda akan memasukkan data sesuai dengan kolom yang tersedia dan secara otomatis data tersebut akan masuk ke dalam database. Kemudian, anda menginginkan untuk melihat hasil dari data yang anda masukkan dengan menggunakan PHP.

Kode PHP yang diperlukan untuk menampilkan isi dari tabel adalah sebagai berikut :

<?php
$username="username";
$password="password";
$database="database";
mysql_connect(localhost,$username,$password);
@mysql_select_db($database) or die( "Unable to select database");

$query="SELECT * FROM students";
$result=mysql_query($query);
if(!$result){
die("Invalid query : '.mysql_error());
}

$numrows=mysql_num_rows($result);
echo "<b><center>Database Output</center></b><br><br>";
echo "Jumlah data Siswa : ".$numrows. "<br><br>";

while ($row = mysql_fetch_array($result)){
echo "Nama Depan : ".$row['student_fname']. "<br>";
echo "Nama Belakang : ". $row['student_lname'] ."<br>";
echo "Jenis Kelamin : ".$row['student_gender'] ."<br>";
echo "Kelas : ".$row['student_class'] ."<br><br>";
} 
?>

Fungsi mysql_num_rows digunakan untuk menghitung jumlah baris yang didapat dari hasil eksekusi query (mysql_query).

Fungsi while(){} digunakan untuk melakukan looping (perulangan) selama data yang diinginkan masih ada.

Fungsi mysql_fetch_array menampilkan data dari tabel dalam bentuk array

Share this
24 Feb 2017

Query MySQL

Ada  2 cara untuk query ke database. yang pertama adalah langsung menulis perintahnya dalam PHP. Cara lainnya adalah menulis perintahnya dalam variabel PHP.

Pada bagian ini kami akan memberikan contoh untuk cara yang pertama. Perintahnya akan terlihat sebagai berikut :

mysql_query($query);

perintah tersebut dapat diulang berulang kali pada kode PHP. yang perlu dilakukan adalah mengganti variabelnya.

Ini adalah kode yang ditulis untuk membuat tabel di MySQL dalam PHP :

<?php
$user="username";
$password="password";
$database="database";
mysql_connect(localhost,$user,$password);
@mysql_select_db($database) or die("Unable to select database");

$query="CREATE TABLE students(
student_id int(6) NOT NULL auto_increment,
student_fname varchar(15) NOT NULL,
student_lname varchar(15) NOT NULL,
student_gender varchar(20) NOT NULL,
student_class varchar(20) NOT NULL,
create_date varchar(20) NOT NULL,
PRIMARY KEY (student_id)
)";
mysql_query($query);
mysql_close();
?>

Masukkan nama database, username & password MySQL pada 3 kolom pertama.

Query selanjutnya adalah memasukkan isi ke dala tabel. Contohnya adalah sebagai berikut :

$query = "INSERT INTO students VALUES ('','$field1','$field2'
,'$field3','$field4','$field5')";

Anda tidak dapat melakukan isi ke dalam database melebihi field yang ada.

Share this
24 Feb 2017

Bagaimana Cara Koneksi ke MySQL

Koneksi ke MySQL merupakan langkah awal yang penting untuk aplikasi web dinamis. Jika koneksi MySQL gagal, maka anda tidak dapat menjalan query database.

Sebuah latihan yang baik saat menggunakan database adalah untuk mengatur host server, username, password dan nama database  pada awal kode (script). Agar lebih mudah dan tidak terjadi perulangan ketika melakukan koneksi, ada baiknya jika kode tersebut disimpan dalam satu file saja. Jika terjadi perubahan, makan anda hanya perlu merubah kode tersebut di satu file saja.

$localhost = "host_anda";
$username="username_anda";
$password="password_anda";
$database="nama_database";

Anda harus mengganti “host_anda”, “username_anda”, “password_anda”, “nama_database” dengan , host MySQL, username & password MySQL dan database yang akan digunakan untuk skrip anda.

Mungkin anda bertanya-tanya apakah ada resiko keamanan untuk menjaga password Anda dalam file. Anda tidak perlu khawatir karena  PHP source code diproses oleh server sebelum dikirim ke browser. Jadi pengunjung tidak akan melihat kode (script) aplikasi anda.

Selanjutnya anda perlu melakukan koneksi ke database dengan skrip PHP. Hal ini dapat dilakukan dengan fungsi mysql_connect :

mysql_connect($localhost,$username,$password);

Baris ini memberitahukan PHP untuk melakukan koneksi ke MySQL database server yang sudah anda set pada awal kode tadi.

Setelah koneksi terhubung, anda perlu select database yang akan anda gunakan. Database yang anda gunakan harus sesuai dengan username yang memiliki hak akees ke database tersebut. Hal ini dapat dilakukan melalui perintah berikut :

@mysql_select_db($database) or die("tidak bisa konek database");

Perintah ini memberitahukan PHP untuk memilih database yang sudah anda set dengan variabel $database pada awal code. Jika skrip tersebut gagal melakukan koneksi, maka akan menampilkan pesan error :

Tidak bisa konek database

fungsi or die(); berfungsi memberikan hasil debug dari fungsi yang dieksekusi.

Fungsi PHP penting lainnya :

mysql_close();

Fungsi ini sangatlah penting untuk menghentikan koneksi ke server database. Skrip anda akan tetap jalan jika anda tidak memasukkan fungsi ini. Dan jika anda tidak menghentikan koneksi (banyak koneksi yang terhubung) akan membuat masalah di website anda. latihan yang baik adalah menghentikan semua koneksi MySQL setelah mengeksekusi sebuah query.

Melalui perintah diatas, anda sudah berhasil konek ke server MySQL dan siap melakukan query database lainnya.

Share this
24 Feb 2017

Bagaimana Cara Membuat Tabel dengan PHPMyAdmin

Sebelum anda dapat melakukan apapun dengan database anda, anda harus membuat tabel terlebih dahulu.

Untuk membuat tabel pada PHPMyAdmin sangatlah mudah. Anda hanya perlu mengetik nama tabelnya dan isikan berapa jumlah field yang diinginkan lalu klik tombol GO. Kemudian akan muncul jendela baru dimana anda diminta untuk memasukkan nama field yang diinginkan.

Screen Shot 2013-09-13 at 10.23.18 AM

Screen Shot 2013-09-13 at 10.23.36 AM

 

Secara alternatif, anda dapat menjalan query MySQL untuk membuat tabel. Formatnya adalah sebagai berikut :

CREATE TABLE namatabel (Fields)

dimana field berisi namafield tipe(panjang) extra info,

masing-masing info dipisahkan dengan koma(,).

sebagai contoh : jika anda ingin membuat tabel Siswa dengan 3 field didalamya (NamaDepan, NamaBelakang, Umur) anda harus menuliskan query MySQL seperti ini :

CREATE TABLE Siswa(NamaDepan varchar(25),NamaBelakang varchar(25),Umur int);


Share this
24 Feb 2017

Menghapus Database dan User MySQL

Menghapus hak user dari database

Jika anda ingin menghapus hak user dari database, anda dapat dengan mudah menghapusnya dengan mengklik tombol “X” di sebelah user pada database yang diinginkan.

Screen Shot 2013-09-13 at 9.56.13 AM

Pesan konfirmasi akan ditampilkan. Jika anda yakin untuk menghapus maka user tersebut tidak akan memiliki hak terhadap database tersebut.

Menghapus database MySQL

Jika anda ingin menghapus database MySQL anda dapat menghapusnya dengan mengklik “Delete Database” pada database yang anda inginkan.

Screen Shot 2013-09-13 at 9.56.13 AM

Kemudian, anda akan mendapatkan konfirmasi untuk menghapus database tersebut.

Untuk menghapus user MySQL, anda hanya perlu mengklik tombol “X” pada user yang anda inginkan.

Screen Shot 2013-09-13 at 9.56.43 AM

Kemudian, halaman konfirmasi akan ditampilkan untuk menghapus user tersebut.

 

Share this
24 Feb 2017

Membuat Database dan User MySQL

Membuat Database MySQL

Untuk membuat database MySQL pada akun hosting anda, anda perlu login ke cPanel. Untuk login ke cPanel dapat diakses dengan mengetik https://domain.com/cpanel pada browser anda.

Screen Shot 2013-09-13 at 9.09.29 AM

Untuk membuat database baru, anda perlu memasukkan nama yang diinginkan pada kolom New Database untuk nama database. Klik tombol Create Database sesuai dengan gambar di bawah ini :

Screen Shot 2013-09-13 at 9.09.54 AM

Halaman konfirmasi akan ditampilkan dan akan memberikan informasi bahwa database berhasil dibuat :

Screen Shot 2013-09-13 at 9.15.43 AM

Anda dapat mengklik tombol Go Back untuk kembali ke sistem manajemen database.

 

Membuat User MySQL

Untuk membuat user baru di MySQL, anda hanya perlu memasukkan user yang diinginkan pada kolom username. Kemudian, Masukkan password yang diinginkan untuk username tersebut. Jika sudah yakin dengan isian anda, klik tombol create user.

Screen Shot 2013-09-13 at 9.17.56 AM

Untuk menambahkan user ke database yang anda inginkan, anda hanya perlu mengklik tombol add. Sebelumnya anda pilih dulu user dan database yang diinginkan. Kemudian, anda akan dialihkan ke  ke halaman dimana anda dapat memberikan hak untuk user tersebut. Sangat disarankan untuk memilih semua hak yang ada. dan klik tombol Make Changes untuk menyimpan setting-an anda.

Screen Shot 2013-09-13 at 9.21.20 AM

 

Menggunakan MySQL Database Wizard

Semua langkah diatas dapat anda lakukan juga dengan menggunakan MySQL Database Wizard pada cPanel. Klik ikon tersebut dan kemudian anda akan dipanduuntuk membuat database baru dan menambahkan user untuk database tersebut.

Screen Shot 2013-09-13 at 9.22.24 AM

Share this
24 Feb 2017

Pengertian MySQL

MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis. Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya; SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.

Kehandalan suatu sistem basisdata (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja pengoptimasi-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL yang dibuat oleh pengguna maupun program-program aplikasi yang memanfaatkannya. Sebagai peladen basis data, MySQL mendukung operasi basisdata transaksional maupun operasi basisdata non-transaksional. Pada modus operasi non-transaksional, MySQL dapat dikatakan unggul dalam hal unjuk kerja dibandingkan perangkat lunak peladen basisdata kompetitor lainnya. Namun demikian pada modus non-transaksional tidak ada jaminan atas reliabilitas terhadap data yang tersimpan, karenanya modus non-transaksional hanya cocok untuk jenis aplikasi yang tidak membutuhkan reliabilitas data seperti aplikasi blogging berbasis web (wordpress), CMS, dan sejenisnya. Untuk kebutuhan sistem yang ditujukan untuk bisnis sangat disarankan untuk menggunakan modus basisdata transaksional, hanya saja sebagai konsekuensinya unjuk kerja MySQL pada modus transaksional tidak secepat unjuk kerja pada modus non-transaksional.

Keistimewaan MySQL

  1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
  2. Perangkat lunak sumber terbuka (open source). MySQL didistribusikan sebagai open source sehingga dapat digunakan secara gratis.
  3. Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  4. Performance tuning, MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
  5. Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
  6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
  7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti password yang terenkripsi.
  8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah record lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
  9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau named pipes (NT). 
  10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
  11. Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai tool  yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
  13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle. 

 

Share this

© 1996 - 2019 Web Hosting Murah IndoSite.com.

All rights reserved.

Click Me