05 Mar 2019

The Death of SquirrelMail

Update 10/29/18: Great success! In cPanel & WHM version 78, we have removed SquirrelMail entirely, and we will no longer support any SquirrelMail integrations on cPanel & WHM servers. Don’t worry, though—this deletion won’t impact any end-user data.

If you need more information, check out our Deprecation Plan for up-to-date details.



As of cPanel & WHM version 74, we will begin to deprecate our support of SquirrelMail, one of our bundled webmail applications. We expect to stop shipping SquirrelMail for new installations of cPanel & WHM in version 76 and will remove our support with version 78. As this change will disrupt many users, we are taking this opportunity to explain the reasons behind our decision. We also are opening a dialogue with you, our community, about our next steps.

How SquirrelMail came to cPanel

SquirrelMail was added to cPanel back when webmail first became an option for cPanel users more than a decade ago. It hasn’t changed much in appearance or feature set since its introduction. Few webmail applications have provided such a stable, feature-rich experience. Its stability drew a faithful following among all types of users. Technical support personnel especially appreciated it, because of its predictability. While other webmail applications failed, SquirrelMail was reliable.

Why SquirrelMail is being removed

An all too common story with open source projects is a loss of invested developers. A once active, vibrant developer community diminishes as other things take priority. When that happens, its users often leave as well.

SquirrelMail’s last update was May 30th, 2013, with their last release on July 12, 2011. In that seven years, 4 versions of PHP have reached End of Life, and we have worked with others in the community to maintain SquirrelMail. Unfortunately, recent security patches have significant problems, forcing us into a choice. Exclude the security fix and ship SquirrelMail with known security flaws, ship a secure version with known interface issues, or attempt to fix the problems.

Webmail users now expect a better experience than SquirrelMail provides. Rather than continuing to ship an unmaintained application, we decided to remove SquirrelMail.

How to keep SquirrelMail after removal

We understand that SquirrelMail’s faithful fans will not welcome this decision, but we have good news! You can continue to use SquirrelMail after version 78 because cPanel & WHM supports custom webmail applications. Follow our documentation on Integrating Custom Webmail Applications, and get the code from the SquirrelMail website. Just a note: it will be the server administrator’s responsibility to keep SquirrelMail up to date if updates are released.

SquirrelMail’s replacement

Removing SquirrelMail from our webmail options leaves us with only Horde and Roundcube. We have looked, but we haven’t found any obvious replacements for SquirrelMail. What would you like to see as a WebMail option? The only suggestion we have seen come up on the feature request site is AfterLogic Lite, though it hasn’t gathered much interest.

One other question for our community is a bit broader: What do you want out of your WebMail software? The features that are most important to you and your customers will help aim our discussions if we decide to replace SquirrelMail. Please leave a comment below, find us on Twitter, or submit your ideas to the Feature Request Site!

Sumber:
https://blog.cpanel.com/the-death-of-squirrelmail/
Share this
23 Nov 2017

Lupa Password Email dan Cara Mengubah Password Email

Apabila Anda lupa password email, maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan membuat ulang password untuk account email tersebut. Cara membuat ulang password atau mengubah password email bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Login ke cPanel. Apabila Anda juga lupa password cPanel, maka silahkan baca tutorial Lupa Password cPanel dan Cara Mengubah Password cPanel.
  2. Setelah login ke cPanel, klik icon Email Account (ada pada kelompok Email).

  3. Selanjutnya, cari alamat email yang akan diubah passwordnya lalu klik Password.
    1. Isilah Password minimal 10 karakter kombinasi huruf kecil, huruf besar, angka dan karakter khusus (sampai indikator Strength menunjukkan angka di atas 65). Atau gunakan Password Generator.
    2. Isikan karakter password yang sama pada kotak Password (Again).
    3. Klik tombol Change Password.

Selesai mengubah password, cobalah login ke Webmail dengan menggunakan password yang baru saja Anda buat. Kalau sudah bisa login, dan Anda juga mengakses email dengan menggunakan program email client atau menggunakan tablet atau smartphone, jangan lupa untuk juga mengubah password dengan menggunakan password yang baru saja dibuat pada program-program email tersebut. Kalau password tidak sesuai, maka IP address pada device yang digunakan untuk mengakses email tersebut akan terblok oleh server email kami.

 

Share this
14 Nov 2017

Cara Mencegah Spam Masuk Email Anda

Siapapun yang memiliki alamat email pasti pernah atau sering menerima spam email. Spam memang tidak bisa dihindari, tapi setidaknya kita bisa mencegahnya. Cara mencegah spam yang ampuh adalah “Bagaimana agar email Anda tidak sampai ke para spammer?”.

 

Bagaimana Spammer Mendapatkan Email Anda?

Biasanya spammer akan segera mengirim email sampah ke alamat email Anda bila:

  • Anda menulis alamat email Anda kedalam Website publik (pada Website Anda, forum, social media, dsb.).
  • Anda berlangganan berbagai newsletter dan Anda setuju pada agreement tanpa Anda membacanya dengan teliti (misalnya Anda setuju untuk menerima email promosi).
  • Anda menerima email dari seseorang yang tidak Anda kenal dan Anda membukanya. Kalau email yang Anda buka menggunakan format HTML, begitu Anda membuka email itu maka spammer akan mengetahui bahwa alamat email itu adalah real, sehingga spammer akan terus mengirimi Anda email spam.
  • Level security browser Anda diset untuk menerima berbagai cookies dan controls, atau Anda dengan mudah menyetujui memasang atau menginstall file semacam itu.
  • Anda mengklik link atau attachement pada email yang Anda buka, meskipun Anda tidak kenal siapa yang mengirimnya.
  • Anda tidak menginstall program antivirus, atau menginstallnya tapi tidak pernah diupdate.

Secara teori kelihatannya sederhana, Anda tidak melakukan semua yang saya sebutkan di atas dan Anda terhindar dari spam. Pada kenyataannya, tidaklah mudah. Anda perlu berkomunikasi dengan orang lain melalui email, dan karenanya Anda memiliki alamat email. Anda pasti ingin menggunakan alamat email itu secara maksimal, bukan disembunyikan.

 

Cara Mencegah Spam Masuk Kedalam Email Anda

Berikut ini adalah 13 cara untuk mencegah agar spam tidak masuk kedalam email Anda, atau setidaknya untuk menghindari email Anda dari serbuan spam.

  1. Setidaknya Anda mempunyai dua account email. Satu account email digunakan untuk komunikasi publik (forum, komunitas, kartu nama, Website, social media, dll.) dan satu account email lagi untuk berkomunikasi dengan kontak yang sudah Anda percaya. Gunakan selalu email publik untuk registrasi account Internet. Dengan cara ini, memang Anda masih menerima spam pada email publik, tapi Anda juga punya email yang sedikit spam pada account email khusus.
  2. Kalau Anda ingin mencantumkan alamat email pada halaman Website, gunakan trik cheat spam spiders. Jangan tulis alamat email Anda seperti “[email protected]” tapi tulis dengan “budi_at_domain_dot_com”. Orang akan mengerti dengan alamat email yang ditulis seperti itu, tapi robot tidak akan memahaminya. Alternatif lain, gunakan image transparan untuk alamat email Anda (jadi Anda tidak menulis alamat email Anda).
  3. Baca Terms & Conditions. Ketika Anda berlangganan newsletter atau membuat account pada Website, baca Terms & Conditions dan jangan menyetujui pengiriman email yang tidak perlu. Jangan pilih untuk menerima promosi lewat email.
  4. Jika program email yang Anda gunakan ada pilihan plain text, set program email untuk menerima dan menampilkan email sebagai plain text, bukan sebagai HTML.
  5. Ketika menerima email spam, jangan melakukan atau mengklik unsubscribe. Kalau Anda tidak subscribe, maka tidak perlu unsubscribe. Banyak spammer yang mengirim email sampah dengan menambahkan link unsubscribe. Kalau Anda mengkliknya, maka spammer tau kalau email Anda aktif dan akan terus mengirimi spam.
  6. Jangan gunakan autoresponder. Dengan autoresponder, spammer akan tahu bahwa email sampah yang dia kirim sampai ke alamat email yang benar, sehingga dia akan terus mengirimi spam ke alamat email Anda.
  7. Jangan mengklik link, image atau attachment yang diterima dari sumber yang tidak dipercaya.
  8. Jangan menerima plug-in atau komponen ActiveX yang menggunakan invalid certificates.
  9. Set security browser Anda untuk tidak menerima 3rd party cookies (pada Internet Explorer setidaknya set ke Medium Level).
  10. Gunakan Live Update. Update sistem operasi, browser Internet dan software email client sesering mungkin. Spammer dan virus sering memanfaatkan celah keamanan komputer Anda.
  11. Gunakan program antivirus dan periksa update setiap hari. Spammer dan virus bergandengan tangan untuk mencari celah pada komputer Anda.
  12. Lapor spam. Melaporkan spam tidak menghentikan spam, tapi akan membantu team ahli untuk membuat software lebih baik.

Semoga dengan tip yang saya sampaikan di atas, spam yang masuk ke email Anda akan semakin berkurang.

 

Share this
19 Oct 2017

Mengatasi Error “503 valid RCPT Command Must Precede DATA”

Jika suatu saat program email Anda (terutama Microsoft Outlook) mengalami error “503 valid RCPT Command Must Precede DATA” pada saat pengiriman email, maka di bawah ini saya sampaikan beberapa langkah untuk mengatasinya.

 

Mengatasi Error 503

  • Apostrop – hapus setiap apostrop (tanda kutip single) atau karakter non-alfabet lain dari nama account email pada program email Anda.
  • VPN – kalau Anda mengirim email melalui VPN, maka akan muncul error ini. Coba putus koneksi VPN sebelum mengirim/menerima email.
  • Full mailbox – pastikan mailbox tidak penuh (melebihi quota). Anda bisa menghilangkan tanda check pada opsi berikut (peringatan: dengan menghilangkan tanda check ini maka setelah program email selesai mendownload seluruh email, maka data email yang ada di server akan dihapus). Dalam Outlook buka Tools > Account Setting > More Settings > Advanced > Uncheck “leave a copy of this message on the server.”
  • SMTP port – gunakan port 27 (sebagai pengganti port 25) untuk email keluar.
  • Server authentication – setup email keluar Anda untuk menggunakan outgoing server authentication (mengirim email dengan login menggunakan alamat email dan password email Anda). Dalam Outlook, buka Tools > Account Settings > More Settings > Advanced dan ubah outgoing server ke ‘Auto.’ Kemudian, buka kembali ke More Settings > Outgoing Server lalu check kotak “My outgoing server uses the same authentication as my incoming server”. Apabila Anda memilih “remember your password” maka Anda tidak perlu mengetik password setiap kali Anda mengirim email.
  • Sender matching – pastikan Anda mengirim email menggunakan alamat email Anda yang sama dengan yang akan dilihat nanti oleh penerima email (Jadi JANGAN mengisi data alamat email “from” yang berbeda dengan alamat email yang Anda gunakan untuk outgoing mail settings).
  • Outlook PST files – kadang-kadang juga error 503 disebabkan oleh adanya file corrupt pada file Outlook PST (mail archive). Coba lakukan perbaikan  file ini.
  • Mail Screening – jika setelah melakukan langkah-langkah di atas masih belum juga berhasil, solusi terakhir cek apakah Anda menggunakan program mail screening, misalnya Mail Washer atau program anti virus yang ada fasilitas mail screening. Coba nonaktifkan fasilitas mail screening tersebut.

 

Semoga dengan melakukan langkah-langkah di atas, sekarang program email Anda telah kembali berfungsi normal.

 

 

Share this
05 Apr 2017

Cara Setting Email di Android

Makin banyak orang yang menggunakan Smartphone di Indonesia, terutama Smartphone jenis Android. Karena Smartphone Android semakin canggih dengan harga yang semakin murah dan dengan koneksi Internet 4G yang sangat cepat.

Berikut ini saya sampaikan cara setting Android untuk membaca email dari Hosting yang ada di server IndoSite. Smartphone yang kami gunakan untuk setting ini adalah Smartphone yang menggunakan Android versi 5.1 berbahasa Indonesia. Untuk Android versi lain, caranya tidak banyak berbeda.

Berikut langkah-langkah setting Email di Android

  1. Buka program aplikasi Email yang ada di Android (dalam hal ini menggunakan program aplikasi email bawan Android).
    • Isi alamat email
    • Isi password email
    • Pilih IMAP atau POP3 (dalam contoh ini saya pilih IMAP)
    • Klik Masuk atau Enter.
  2. Selanjutnya kita diminta untuk melakukan pengaturan (setting) server.
    • Nama Pengguna (Username): diisi dengan alamat email.
    • Kata Sandi (Password): diisi dengan password email
    • Server IMAP: diisi dengan mail.domainanda (misalnya mail.indosite.com)
    • Rongga (Port): isi 143 (untuk IMAP) atau 110 (untuk POP3)
    • Jenis keamanan (Security type): pilih Tidak ada (None)
    • Jalur awalan IMAP (IMAP path prefix): pilih Opsional
    • Server SMTP: isi dengan mail.domainanda (misalnya mail.indosite.com)
    • Rongga (Port): isi 27
    • Jenis keamanan (Security type): pilih Tidak ada (None)
  3. Selanjutnya, beri tanda centang pada Otentikasi terpisah SMTP (SMTP standalone authentication). Kemudian:
    • Nama Pengguna (Username): diisi dengan alamat email
    • Kata sandi (Password): diisi dengan password email
    • Klik Selesai atau Done (ada di sudut kanan atas).
  4. Selanjutnya tinggal mengisi bagian Pengaturan Umum.
    • Nama Panggilan: diisi dengan nama Anda
    • Yang lainnya, biarkan dengan isian yang disarankan.
    • Kemudian klik Selesai (Done)
  5. Setting Selesai

Nah mudah khan untuk setting email di Smartphone atau Tablet Android.

Sekarang Anda sudah bisa menggunakan Android untuk membaca email dan mengirim email.

Share this
24 Feb 2017

Keeping your Sent Folder in Sync Across Devices

Keeping your Sent mail folder in sync is a straightforward concept, but unfortunately in practice, many Mail applications work to undermine its simplicity. The way it should work is as simple as this:

  1. You must be using IMAP for your mail on all of your devices.
  2. You must designate a single folder on the server as your Sent folder
  3. You must configure your mail applications to store your sent messages on the server rather than locally and they must all recognize the single Sent folder as their ‘official’ Sent folder.
When you add your mail account to your mail program, it should automatically configure your Sent folder in this manner. However, in some cases, such as old versions of Apple Mail, it will automatically use a folder called “Sent Messages” instead of “Sent.” In other cases, your mail program will default to storing your sent messages locally rather than on the server, meaning you won’t have access to them on any other device.
To fix Sent folder syncing issues, check your account settings to ensure that the three items above are accurate. One of your devices must have at least one of those directions incorrectly configured – fix the configuration and your Sent mail will remain synced across all of your devices. You can find the Sent mail folder configuration using the following directions.

iOS5: iPhone, iPod Touch, iPad

  1. Launch the Settings app
  2. Choose Mail Contacts and Calendars
  3. Select the account with which you are having trouble syncing the Sent folder
  4. Under IMAP tap on your Account. (NOTE: If it says POP, then you have to delete the account and re-add it as an IMAP account).
  5. Choose Advanced at the bottom
  6. Under Mailbox Behaviours, tap on “Sent Mailbox”
  7. Ensure that the folder called “Sent” is checked off under the “On the Server” section

Mac OS X 10.7 Lion (Directions should be very similar for previous versions of Mac OS X)

  1. Open Mail and choose the “Mail” menu in the upper left. Select Preferences.
  2. Choose the “Accounts” Tab at the top, then select the account you wish to adjust in the list on the left
  3. Select the “Mailbox Behaviours” tab on the right
  4. “Store sent messages on the server” should be checked. If it is not, check it.
  5. Close the Preferences window and choose to save your changes if prompted
  6. Ensure you have selected the “Sent” mailbox on the server as the correct place to store Sent messages

Outlook 2007 for Windows

  1. Select the Tools menu, then choose “Account Settings”
  2. Go to the Email Tab if it’s not already selected
  3. Select the email account for which you wish to adjust the Sent folder, then choose the “Change” button
  4. Choose the “More Settings” button at the bottom of the newly opened window
  5. Click the “Folders” tab
  6. Select “Choose an existing folder…” if it’s not already selected, then ensure that the Sent folder you want Outlook to use for Sent messages is selected in the list.
  7. Click OK to save

BlackBerry 10 OS & Outlook

The BlackBerry 10 OS will auto configure your sent folder for synchronization, however if you’re using it with Outlook, you may need force Outlook to Synchronize folders to get things working properly with your BlackBerry 10 device. Instructions for synchronizing your IMAP folders can be found in the Microsoft Office Help Documentation by clicking here.

Other Mail Applications

Look for similar options for controlling the Sent mailbox behaviour in the mail application of your choice. When you find how to do it for your mail program that is not listed here, send over the instructions so we can post them for others to use!

Performance Note

Storing all your sent messages on the server is great for synchronization and easy access from all your devices, but as the Sent folder gets larger, your mail applications will begin to slow down when accessing it. This is even more obvious on mobile devices like the iPhone. We highly recommend creating a “Sent Archive” folder on your primary computer. Every 6 months or 1 year, drag and drop the year-old Sent items into the Sent Archive. Since they’re messages from a year ago, you likely won’t need to refer to them from your iPhone or other mobile device, but you will still have access to them from your home or work computer (whichever you do the archiving on).

If you do not use mail archives for old emails and your mailbox is massive in physical storage, we will be unable to help you with any performance-related mail issues you may encounter as a result.

Share this
24 Feb 2017

Setting Header pada Folder Sent di Squirrelmail

Pada umumnya, Jika setting email pada squirrelmail tidak diubah maka tampilan header pada folder sent messages adalah From Subject. Jika kita ingin merubahnya menjadi To Subject, Silahkan melakukan langkah berikut:

  • Pilih Options.
  • Pilih Folder Preferences.
  • Set Sent Folder menjadi “Sent Messages” Karena email yang terkirim akan masuk ke folder sent messages.
Share this
24 Feb 2017

Menghapus Email pada Horde

Untuk menghapus email pada Horde, Anda hanya perlu melakukan langkah yang mudah seperti dibawah ini:

  • Masuk kepada folder inbox anda.
  • Pilih email yang ingin dihapus dengan melakukan centang pada email yang ingin dihapus.
  • Kemudian, pilih Tombol DELETE untuk menghapus email tersebut. Email akan berwarna abu-abu dan akan tetap pada inbox. Jika ingin menghapus email tersebut, klik PURGE DELETE. Maka email tersebut akan terhapus pada server.

Jika Anda menginginkan untuk menyimpan email anda pada folder trash (jika email dihapus, tidak akan muncul pada inbox lagi) silahkan mengikuti langkah berikut untuk settingannya:

  • Klik Options.
  • Pilih Deleting and Moving Messages.
  • Kemudian centang When deleting messages, move them to your Trash folder instead of marking them as deleted? dan pilih folder yang diinginkan (biasanya folder yang dipilih adalah folder trash).
  • Kemudian, save.
  • Jika settingan ini dilakukan, maka email yang dihapus akan masuk ke dalam folder trash. Dan anda dapat menghapus email tersebut pada folder trash dengan cara yang sama.
Share this
24 Feb 2017

Menghapus Email pada Roundcube

Untuk menghapus email pada Roundcube, Anda hanya perlu melakukan langkah yang mudah seperti dibawah ini:

  • Masuk kepada folder inbox anda.
  • Pilih email yang ingin dihapus dengan mengklik email tersebut.
  • Kemudian, pilih Tombol/image DELETE untuk menghapus email tersebut.
  • Jika sudah terhapus, email akan masuk kedalam folder Trash.
  • Langkah selanjutnya, klik Select All untuk menghapus semua email pada folder trash.
  • Kemudian, pilih tombol/image DELETE untuk menghapus email tersebut.
  • Dan, email anda sudah terhapus dari server.

CATATAN:

  • Pada Roundcube, Email yang ingin dihapus akan dilakukan dengan 2 kali cara dimana email yang sudah dihapus pada folder inbox akan masuk ke pada folder Trash (jika default setting-an email tidak dirubah).
Share this
24 Feb 2017

Menghapus Email pada SquirrelMail

Untuk menghapus email pada squirrelmail, Anda hanya perlu melakukan langkah yang mudah seperti dibawah ini:

  • Masuk kepada folder inbox anda.
  • Pilih email yang ingin dihapus dengan melakukan centang pada email yang ingin dihapus.
  • Kemudian, pilih Tombol DELETE untuk menghapus email tersebut.
  • Jika sudah terhapus, email akan masuk kedalam folder Trash.
  • Langkah selanjutnya, klik Select All untuk menghapus alamat email pada folder trash.
  • Kemudian, pilih tombol DELETE untuk menghapus email tersebut.
  • Dan, email anda sudah terhapus dari server.

CATATAN:

  • Pada SquirellMail, Email yang ingin dihapus akan dilakukan dengan 2 kali cara dimana email yang sudah dihapus pada folder inbox akan masuk ke pada folder Trasg (jika default setting-an email tidak dirubah).
  • Jika trash sudah penuh, akan muncul tulisah purge di sebelah trash. Klik link tersebut untuk menghapus semua email pada folder trash atau dengan melakukan cara diatas.

Jika Anda tidak ingin menyimpan folder yang dihapus pada trash, lakukan langkah berikut:

  • Klik Options pada menu di atas.
  • Pilih Folder Preferences.
  • Kemudian pada pilihan Folder, pilih [Do Not Use Trash]. Maka email tersebut akanl angsung terhapus dari server.
Share this

© 1996 - 2019 Web Hosting Murah IndoSite.com.

All rights reserved.

Click Me