24 Feb

Pengertian E-Mail Spam dan Pencegahannya

Spam adalah email yang tidak diminta oleh pengguna (unsolicitied email) yang di kirim ke banyak orang. Contoh email yang berisi spam adalah : iklan, undian, informasi palsu, phishing, penipuan, dan lain sebagainya.

Berikut adalah beberapa pencegahan yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi spam :

  1. Pergunakan Software anti-spam, Spam Assassin. Namun, software tersebut tidak dapat menjamin email box anda terbebas dari email spam secara keseluruhan.
  2. Customer disarankan menggunakan SMTP dari ISP tempat anda melakukan koneksi ke Internet. Karena dengan menggunakan SMTP ISP maka email akan lebih cepat terkirim dibandingkan dengan menggunakan SMTP server IndoSite, karena routingnya lebih pendek.

Contoh, jika anda menggunakan Speedy maka setting SMTP-nya menggunakan: smtp.telkom.net. Kalau kita mengunakan ISP lain (misalnya Indosat) maka SMTP-nya juga harus menggunakan SMTP indosat (tidak bisa menggunakan settingan SMTP telkom atau lainnya).

Untuk melihat daftar SMTP beberapa ISP di indonesia, silahkan membaca tutorial list Setting SMTP dan POP3 ISP di Indonesia.

  1. Dari sisi server, kami memberikan pembatasan pengiriman email per jam maksimal 100 email.
  2. Jangan pernah meletakkan alamat email anda dalam bentuk text pada website, karena spammer akan dengan mudah mengambil alamat email anda dengan software email crawler mereka. Gunakanlah script Form Mail (yang biasanya ada pada halaman contact us di sebuah website yang menggunakan script PHP atau CGI) agar pengunjung website dapat dengan langsung menghubungi anda tanpa perlu menuliskan email pada website anda.
  3. Jangan menggunakan alamat email utama anda untuk mendaftarkan nama domain di WHOIS karena spammer dapat dengan mudah menemukan alamat email anda melalui layanan pengecekan nama domain melalui whois. Gunakan email gratis anda (seperti yahoo dan google) jika anda tetap ingin menggunakan alamat email utama anda. Pastikan nama domain anda telah memiliki layanan proteksi WHOIS / ID-Protect (alamat email anda akan dienkripsi ketika ditampilkan di WHOIS).
  4. Jika anda tetap ingin menampilkan alamat email anda di website, tampilkanlah alamat email anda dalam bentuk image atau gambar (misalnya dalam format: GIF/JPG).
  5. Berikan alamat email utama anda hanya kepada teman/rekan kerja yang anda percaya. Jika anda kurang kenal dengan orang tersebut dianjurkan untuk memberikan alamat email gratis anda (yahoo mail atau google mail). Mengingat banyaknya pemakai internet yang masih pemula yang berusaha menjual alamat email anda ke perusahaan yang membutuhkan banyak list alamat email demi keperluan promosi.
  6. Apabila Anda mempercayakan alamat email Anda kepada teman Anda, maka berpesanlah kepada teman Anda agar tidak memberikan alamat email Anda ke pihak yang tidak dikenal (misalnya sales, teman baru kenal, grup diskusi, dan lain sebagainya).
  7. Jangan pernah menggunakan alamat email utama anda untuk registrasti ke sebuah forum, mailing list, atau social network. Spammers biasanya menggunakan suatu software yang berjalan 24 jam dan masuk ke dalam sebuah mailing list, chat room, dan lain sebagainya untuk mencari alamat-alamat email.
  8. Jangan gunakan nama umum atau kata-kata umum dalam pembuatan email. Spammers biasanya menggunakan sebuah program yang membuat nama-nama acak berdasarkan nama-nama dan kata-kata umum, nama dan kata umum bisa mereka dapatkan dari buku daftar nama dan kamus, yang kemudian dimasukkan dalam database program mereka.
  9. Jangan pernah menjawab email penawaran apapun. Jika Anda sudah terlanjur menerima email dari perusahaan atau alamat yang tidak jelas, hapus email tersebut tanpa perlu membalasnya. Jika Anda tetap menerima email tersebut secara berkala, cek bagian bawah email tersebut. Jika terdapat kata unsubscribe, segera klik kata tersebut, dan kirimkan melalui email Anda yang menerima email spam tersebut agar email Anda bisa dihapuskan dari database mereka.
  10. Jika terpaksa mengisi alamat email Anda pada suatu formulir di internet seperti pada sebuah survey. Baca baik-baik ketentuan-ketentuan kebijakan (privacy policy) dari website tersebut. Jika ada ketentuan yang mengharuskan Anda menerima beberapa produk mereka (seprti subscribe atau newsletter), kalau bisa di tidak dimasukkan (tidak dicentang) supaya Anda tidak menerima produk pemesaran mereka.
  11. Usahakan komputer Anda tetap terinstal program antivirus yang update dan mengaktifkan firewall. Internet dan email yang dikirim lewat internet sering sekali membawa spam yang didalamnya terdapat virus, trojan, worm dan lain-lain.
  12. Jika Anda menggunakan email client seperti Microsoft Outlook, Outlook Express, Thunderbird dan lain-lain, cek folder ‘Sent Mail’ untuk melihat email yang terkirim tanpa Anda ketahui. Apabila ada email yang terkirim tanpa Anda ketahui, itu memungkinkan komputer Anda telah terinfeksi virus yang kemudian akan mengirim email ke semua kontak di email anda. Atau spammers menggunakan komputer Anda debagai relay atau gateway dalam mengirimkan email. Hal ini akan membuat nama Anda tercemar.
  13. Hanya berbelanja online di website yang Anda anggap ber-reputasi & aman. Jika Anda ragu dengan reputasi/keamanan toko online tersebut, urungkanlah niat berbelanja Anda atau gunakan saja email gratis Anda (misalnya Yahoo Mail atau Google Mail).
  14. Setting domain spam filter (Account Level Filtering). Anda dapat melakukan filter kata atau frase yang akan memberikan action untuk semua akun email anda. Jika anda mendapat email yang benar-benar teridentitas sebagai spam, anda dapat meletakkan salah satu kata pada email tersebut pada Spam Filter. Sebagai contoh, jika saya meletakkan kata “asuransi” pada spam filter, semua email yang mengandung kata “asuransi” tersebut akan di hapus secara otomatis, dialihkan ke akun email lain atau dipindahkan ke folder spam (hal ini sesuai dengan aksi yang anda pilih). Hal ini dapat dilakukan dengan mengklik menu Account Level Filtering pada cPanel anda.
  15. Setting email spam filter  (User Level Filtering). Fungsi ini hampir sama dengan account level filtering. Hanya saja, pada user level filtering, kata yang terfilter hanya berlaku untuk akun yang diberikan setting saja (tidak berlaku pada semua akun email yang ada pada domain anda). Untuk mengaktifkannya, silahkan baca tutorial User level Filtering.
  16. Aktifkan Domain Key. Domain Keys adalah sistem otentifikasi email yang mengijinkan e-mail masuk untuk dicek kembali di server apakah email tersebut dikirimkan dari pengirim yang benar dan mencegah email spam. Untuk mengaktifkannya, silahkan baca tutorial otentifikasi email.
  17. Aktifkan Otentifikasi SPF. SPF akan mengspesifikasikan email server mana yang di otorisasi untuk mengirimkan email ke domain anda. Hal ini untuk mencegah “spoofing” dimana email spam akan muncul ke dalam inbox email anda. Untuk mengaktifkannya, silahkan baca tutorial otentifikasi email.
  18. Setting email spam pada software di lokal pc anda. Jika anda menggunakan program antivirus pada komputer anda, kebanyakan dari software tersebut memiliki filter untuk spam yang bekerja dengan aplikasi email di pc anda.
  19. Proteksi spam dari gambar email. Tipe spam email yang paling sulit untuk dicegah adalah email yang memiliki pesan gambar pada body email. Ketika gambar tersebut terlihat, akan memberikan report ke spammer bahwa email anda valid. Setelah valid, maka email anda akan terisi spam. Untuk mencegahnya, banyak program email yang memiliki fitur untuk tidak menampilkan gambar pada email anda.

 

 

Share this